17 April 2018

PENDIDIKAN KARAKTER KEWIRAUSAHAAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

    4/17/2018 02:21:00 PM   No comments



Vera all Hasanah
Perkembangan dunia yang semakin mengglobal mengakibatkan begitu mudahnya nilai-nilai asing masuk kedalam badaya dan kehidupan bangsa Indonesia. Untuk menjaga dan memperkuat jati diri bangsa dibutukan kemauan, tekad dan komitmen yang kuat dari seluruh elemen masyarakat agar identitas dan kepribadian bangsa tidak luntur dilekang zaman tetapi tetap kuat,  kokoh dan tidak tergoyahkan
Pendidikan di indonesia saat ini cenderung mengedepankan aspek keilmuan, kecerdasan, dan mengabaikan pendidikan karakter.Ciri-ciri karakter yang diinginkan dalam tujuan pendidikan kewirausahaan  untuk membangun jiwa kewirausahaan seperti kejujuran, kepedulian, mandiri, disiplin, tanggung Jawab, kerja keras, sederhana, berani dan adil. Pendidikan yang mengembangkan karakter adalah upaya yang dilakukan pendidikan untuk membantu anak didik supaya mengerti, kepedulian, dan bertindak berdasarkan etika.
Pembentukan karakter harus disertai pembiasaan -pembiasaan .Pembiasaan yang dimaksud dapat dilakukan disekolah dengan berbagai cara dan menyangkut banyak hal seperti Disiplin waktu baik waktu masuk kelas , sholat berjamaah, etika berpakaian , etika pergaulan, perlakukan siswa kepada guru, karyawan dan pimpinan sekolah dan sebaliknya. Untuk pembetukan karakter diperlukan pula lingkungan yang sehat dan kondusif.
Permasalahan yang ada di indonesia adalah angka penganguran  selalu meningkat setiap tahunnya dan lulusan sekolah menengah kejuruan menjadi salah satu penyumbang angka penganguran terbesar diindonesia.Kurikulum yang diterapkan di sekolah saat ini cendrung teoritis,yang mungkin turut memberikan kontribusi kepada  untuk  lulusan  memilih karir kerja mandiri atau berwirausaha.Tetapi kenyataannya peserta didik lulusan sekolah menengah pada umumnya dipersiapkan untuk menjadi karyawan atau buruh,memilih karier berwirausaha merupakan kasus yang luar biasa, biasanya peserta didik mau berwirausaha karena memiliki keluarga pengusaha biasanya kalangan etnis keturunan,Sebenarnya tingginya  angka penganguran tidak sepenuhnya akibat dari kekurangan lapangan pekerjaan,akan tetapi berasal dari faktor internal  para calon tenaga kerja, dimana faktor penyebabnya yaitu:1).Sebagian lulusan sekolah menengah kejuruan menginginkan pekerjaan disektor formal ;2)Sebagian lulusan tidak memiliki bekal pendidikaan kewirausahaan, sehingga mereka cendrung mencari atau mengharapkan pekerjaan dari orang lain dan bukan sebaliknya berupaya  mengembangkan potensi dirinya serta berusaha menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain.
 Pengembangan pendidikan karakter di sekolah menengah kejuruan diharapkan mampu menciptakan lulusan yang mampu berwirausaha yang mempunyai kemampuan teknis (hard skiil) tetapi juga mempunyai ketrampilan memgelola diri dan orang lain (soft skill).dimana kesuksesan ditentukan 20%  oleh hard skill dan 80% oleh soft skill. Pengembangan soft skill kewirausahaan akan banyak berkaitan dengan pengembangan karakter dan budaya kewirausahaan.
Diharapkan dengan bantuan semua pihak baik pendidik,siswa ataupun peran keluarga dimana saling keterkaitan sehingga pendidikan karakter bisa berjalan tidak hanya di lingkungansekolah tetapi bisa menjadi pembiasaan. Untuk indonesia menjadi lebih baik lagi.SMK Bisa!!
Penulis : Vera all Hasanah

nberita.com

About nberita.com

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

Get updates in your email box

Complete the form below, and we'll send you our recent update.

Deliver via FeedBurner
© 2014 NBerita.com. WP Theme-junkie. Designed by Bloggertheme9
Proudly Powered by Blogger.