04 Januari 2016

BPS Kendal Berencana Rekrut 1.000 Petugas

    1/04/2016 12:09:00 PM   No comments

KENDAL – Badan Pusat Statistik (BPS) Kendal berencana untuk melakukan perekrutan sekitar 1.000 petugas, guna melaksanakan Sensus Ekonomi 2016. Kegiatan Sesus Ekonomi 2016 sendiri, baru akan dilaksanakan serentak secara nasional pada 1-31 Mei 2016.
Kepala BPS Kendal, Sugita, dalam sosialisasi kegiatan Sensus Ekonomi 2016 kepada masyarakat, di Ruang Pertemuan Tirtoarum Baru-Kendal, kemarin, mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan pihak Desa/Kelurahan dan Kecamatan, dalam usaha perekrutan tersebut. Menurutnya, sosialisasi akan terus dilakukan, baik secara langsung kepada masyarakat, maupun melalui media, seperti televisi dan spanduk-spanduk di tempat-tempat strategis.
Kerjasama dinilai tepat karena Kecamatan ataupun Desa/Kelurahan, dianggap lebih mengetahui warga setempat yang memiliki kualifikasi menjadi petugas. “Tetap dilakukan seleksi, namun kami serahkan perekrutan kepada masing-masing Desa/Kelurahan dan Kecamatan. Ini dilakukan supaya mendapatkan petugas yang benar-benar berkualitas,” katanya.
Menurut Sugita, Sensus Ekonomi merupakan sensus yang paling rumit diantara sensus lainnya, seperti Sensus Penduduk dan Sensus Pertanian. Sensus Ekonomi dilakukan setiap 10 tahun sekali, dan tahun 2016 nanti, merupakan Sensus Ekonomi yang keempat. Pada Sensus Ekonomi, tidak semua kepala keluarga didata atau disensus.
Pendataan dilakukan lengkap, untuk seluruh kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia, kecuali sektor pertanian. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi, sebagai landasan bagi penyusunan kebijakan, perencanaan, dan evaluasi pembangunan,” ujarnya.
Dikatakan, ada 19 sektor yang akan didata, meliputi pertambangan dan penggalian, konstruksi, perdagangan, keuangan, pendidikan, kesenian dan hiburan, serta aktivitas pelayanan lainnya. Intinya, ditujukan kepada semua pelaku usaha baik perusahaan, pemerintah, rumah tangga, dan lembaga non profit.
“Pertanyaan yang diajukan diantaranya tentang nama, alamat, kegiatan utama, status badan usaha, jumlah tenaga kerja, jaringan perusahaan, nilai pengeluaran usaha, nilai pendapatan usaha, permodalan, kendala, dan prospek usaha,” ungkapnya.
Pada kesempatan lain, Sekda Kendal, Bambang Dwiyono, dalam acara tersebut berharap, masyarakat supaya memberikan keterangan yang benar kepada petugas, sebab manfaat sensus sangat besar. Misalnya bagi pemerintah, manfaatnya antara lain bisa menjadi landasan perencanaan dan pengambilan kebijakan, serta evaluasi kagiatan.
“Bagi pelaku usaha, manfaatnya untuk mengetahui posisi dan peluang usaha, serta daya saing usaha. Bagi peneliti atau akademisi, manfaatnya sebagai bahan penelitian ilmiah dan pengamatan bidang ekonomi. Dan bagi masyarakat, nantinya akan menerima manfaat dari kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah. Jadi, jika datanya salah, maka kebijakan yang diambil juga bisa salah,” terangnya. (yog)
Sumber :Radar Pekalongan
Penulis: Muhammad Arif Prayoga | 
Redaktur: Widodo Lukito

nberita.com

About nberita.com

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

Get updates in your email box

Complete the form below, and we'll send you our recent update.

Deliver via FeedBurner
© 2014 NBerita.com. WP Theme-junkie. Designed by Bloggertheme9
Proudly Powered by Blogger.