31 Juli 2015

Ustadz Fadzlan: Terima Kasih GIDI

    7/31/2015 10:48:00 PM   No comments

Berdamai

Seusai kembali dari Tolikara, Ustaz asal Papua, Fadzlan Garamatan, mengatakan ada hikmah di balik peristiwa tersebut. Ketua Tim Pencari Fakta Tolikara itu pun menuliskan tulisan singkat berupa surat terbuka untuk Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) lewat aplikasi WhatsAppnya.
Berikut isi surat Fadzlan Garamata yang berjudul Terima Kasih GIDI dikutip dari ROL.

TERIMA KASIH GIDI
Atas ulah kalian, kami jadi tahu nama Tolikara yang sebelumnya sama sekali kami tak tahu menahu.

Atas ulah kalian, kami jadi tahu bahwa di Tolikara ada Masjid yang sudah berdiri puluhan tahun yang lalu.

Atas ulah kalian, kami jadi tahu ada ribuan muslim di Tolikara.


Atas ulah kalian, kami jadi tahu ada Perda aneh di Tolikara yang sangat diskriminatif terhadap Islam dan kaum muslimin.

Atas ulah kalian, kami jadi tahu bahwa Australia dan Israel ternyata sudah menancapkan kuku hitamnya di bumi Cendrawasih.

Atas ulah kalian, kami jadi tahu bahwa perkembangan dakwah Islam di Papua secara umum dari hari ke hari terus menggembirakan.

Atas ulah kalian, kami jadi tahu data sebenarnya jumlah total kaum muslimin di Papua sana adalah 40% , populasi yang cukup membalikkan asumsi kebanyakan orang selama ini bahwa Papua hampir identik Kristen atau diklaim Kristen.

Atas ulah kalian, kami dari berbagai penjuru, bukan hanya negeri ini tapi seluruh dunia dan dari berbagai latar belakang jadi tergerak rasa solidritasnya untuk lebih berperan terhadap nasib saudara kami di sana.

Atas ulah kalian, kami jadi yakin bahwa Masjid yang dibakar akan dibangun kembali yang lebih bagus dan lebih megah.

Atas ulah kalian, kami jadi yakin bahwa dakwah Islam di sana akan makin marak dan masif, bahkan pesantren akan segera berdiri.

Atas ulah kalian, mata dunia mulai terbuka bahwa anggapan tentang teroris itu di identikkan dengan Islam adalah keliru.

Terimakasih, terimakasih, dan terimakasih.

Kami menunggu kalian semua jamaah GIDI dalam damai kasih Islam.

Kami berharap tak lama lagi kami bisa menjadi imam shalat di sana, berceramah dan melantunkan adzan lima waktu di sana.

Terimakasih, Islam akan jaya di Papua Nuu Waar

Terimakasih, tak lama lagi, insya Allah Papua Nuu Waar identik dengan Islam.

Terimakasih, Allahu Akbar.

Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara berangkat ke Papua pada Selasa (21/7/15) dipimpin oleh Fadlan Garamatan bersama tujuh anggota TPF lainnya.

Bendera Israel diwajibkan di pasang di rumah penduduk Tolikara
Hati-hati terhadap Negara satu ini " Israel ". Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, Tapi nyatanya Bendera Israel Mampu Berikibar di Tolikara Papua. Hati-hati ketika Asing sudah masuk ke Papua dan ikut campur tangan " Kita tahu Papua di Incar oleh banyak Negara di Dunia terutama Negara-Negara Barat agar Papua MERDEKA" Waspadalah, ini adalah salah stu bentuk Propaganda Mereka untuk membuat Negara Indonesia menjadi tidak Kondusif dan di Sorot Internasional. Untung Saja aksi balasan dari Umat Islam di Indonesia tidak terjadi bahkan antara warga Islam dan Kristen di Papua sudah berjabat tangan dan rangku-rangkulan. Jika hal ini tidak terjadi maka sudah di pastikan hal ini akan menjadi berita Internasional dan Ujung-ujungnya menguatkan posisi OPM untuk merdeka dari Indonesia dengan dukungan dari negara Barat.
Sekali lagi NKRI HARGA MATI!!!!!!


sumber: Dakwatuna


Mas Yog

About Mas Yog

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

Get updates in your email box

Complete the form below, and we'll send you our recent update.

Deliver via FeedBurner
© 2014 NBerita.com. WP Theme-junkie. Designed by Bloggertheme9
Proudly Powered by Blogger.