26 Juli 2015

Tiga Harimau Loreng Masuk Ke Desa di Grobogan Jawa Tengah

    7/26/2015 05:51:00 PM   No comments

Warga Desa Bandungsari, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mendadak digegerkan dengan kemunculan tiga ekor harimau hutan yang masuk ke pemukiman setempat, Jumat (24/07/2015) sore. Lokasi desa ini diketahui memang tak jauh dengan kawasan hutan yang terhitung luas.

ilustrasi

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun Jateng, sejumlah warga berulang kali memergoki ketiga harimau loreng tersebut tengah meminum air sungai di perbatasan hutan dengan desa. Namun, lantaran takut, warga hanya bisa menyaksikan ketiga harimau tersebut dengan cara bersembunyi.
"Kami berulang kali melihat ketiga harimau doreng itu minum di sungai yang sudah menyusut.



Bahkan kemarin kami juga melihat harimau itu bermain di ladang perkampungan kami. Karena takut kami hanya membiarkannya saja. Yang satu berukuran besar dan yang dua diantaranya berukuran lebih kecil," terang warga setempat, Imam (48).

Kabar heboh itu praktis membuat masyarakat setempat menjadi resah. Sejumlah pemuda Desa Bandungsari lantas sepakat untuk mencoba memburu ketiga harimau tersebut. Dengan senjata seadanya mereka menelusuri jejak harimau tersebut ke dalam hutan.
Tak sampai berjalan jauh masuk ke dalam rimbunnya hutan, upaya pemburuan dihentikan. Demi keselamatan, warga kemudian mengurungkan niatnya dan memilih untuk balik kanan kembali ke rumah masing-masing.

Kepala Desa Bandungsari, Heriyanto, menjelaskan, dari penelusuran warga, baik di sekitar sungai maupun ladang di pemukiman desa jamak ditemukan sisa jejak kaki yang diduga kuat merupakan bekas injakan kaki harimau. Saat ini dirinya sudah berkoordinasi dengan pihak Perhutani dan Kepolisian.
"Kalau dilihat dari jejaknya memang seperti jejak harimau. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, warga berjaga-jaga selama 24 jam baik di perkampungan maupun di perbatasan dengan hutan," kata Heriyanto.

Kapolres Grobogan, AKBP Indra Darmawan, mengatakan, saat ini kepolisian masih berupaya melakukan koordinasi dengan pihak terkait berupaya untuk mengungkap benar atau tidaknya kemunculan harimau tersebut.
Namun, menurut Indra, jika dilihat dari kondisi geografis hutan di wilayah tersebut, tak menutup kemungkinan indikasi habitat fauna liar termasuk harimau masih ada. "Kami harap warga jangan panik dan selalu waspada. Besuk kami akan panggil pihak-pihak terkait termasuk tim-tim ahli kehutanan untuk membahas masalah ini," kata Indra. (*)

sumber: tribunnew

Mas Yog

About Mas Yog

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

Get updates in your email box

Complete the form below, and we'll send you our recent update.

Deliver via FeedBurner
© 2014 NBerita.com. WP Theme-junkie. Designed by Bloggertheme9
Proudly Powered by Blogger.