11 Juli 2015

60 Juta Sudah Terjual, Polres Kendal Berhasil Membekuk Komplotan Ini

    7/11/2015 12:39:00 AM   No comments

KENDAL – Waspada peredaran uang palsu menjelang lebaran, di Kendal tiga pengedar uang palsu ditangkap polisi dengan barang bukti 36 juta uang palsu pecahan 50 ribu dan 100 ribu. Tersangka menjual uang palsu 9 juta dengan uang asli Rp 3 juta , bahkan pengakuan tersangka sudah lebih dari 60 juta uang palsu yang laku terjual.

tersangka. credit metrojateng

Tiga pengedar uang palsu ini ditangkap jajaran Reskrim Polres Kendal Jumat (10/07) pagi. Lebih dari 36 juta uang palsu pecahan 50 ribu dan 100 ribu berhasil diamankan dari tangan ketiga pelaku. Ketiganya menjalankan transaksi jual beli uang palsu hingga ke Kalimantan.

Tiga tersangka pengedar uang palsu yang ditangkap yakni, Asia Bekti warga Wonodri Sendang Kota Semarang, Kukuh Sugiarto warga Candisari Kota Semarang dan Turiah Sesti warga Purbalingga.

Pengakuan tersangka, uang palsu ini didapat dari seseorang yang mengaku warga Demak/ dengan cara membeli secara paket. Satu paket uang palsu sebanyak 10 juta dibeli dengan harga Rp 2,5 juta uang asli.

Tersangka kemudian menjualnya kembali dengan sistem satu banding tiga yakni Rp 1 juta uang asli akan mendapatkan tiga juta uang palsu. Tersangka Turiah Sesti mengatakan, sudah tiga kali membeli paket uang palsu.

“Pertama membeli satu paket, kemudian membeli lagi dua paket dan terakhir membeli tiga paket,” katanya.

Total uang palsu yang sudah diedarkan tersangka ini mencapai 60 juta, pembelinya selain dari wilayah Jawa Tengah juga sudah terjual ke seorang di Kalimantan. “Uang palsu tersebut kemudian saya jual dengan imbalan komisi RP 500 ribu perpaket,” imbuh tersangka.

Kasat Reskrim Polres Kendal, IPTU Fiernando Andriyansah mengatakan, para tersangka ini termasuk jaringan besar pengedar uang palsu. “Terbukti sudah lebih dari 60 juta uang palsu berhasil di edarkan di sejumlah wilayah hingga Kalimantan,” katanya.

Uang palsu pecahan 50 ribu dan 100 ribu ini, jika dilihat hampir mirip dengan uang asli. Uang palsu ini tidak dicetak dengan printer, namun disablon dan dicetak dengan mesin sehingga mirip dengan uang asli. “Bahkan nomor seri pada uang palsu ini tidak sama yang membedakan hanya jenis kertas yang lebih halus jika dipegang,” ujar kasat.

Kasat Reskrim menghimbau, agar warga mewaspadai peredaran uang palsu khususnya menjelang lebaran. Kenali ciri-ciri uang asli, dengan cara 3D, diraba, dilihat dan diterawang. Tersangka pengedar uang palsu in/ bakal diancam dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara. (MJ-01)

sumber: MetroJateng

Mas Yog

About Mas Yog

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

Get updates in your email box

Complete the form below, and we'll send you our recent update.

Deliver via FeedBurner
© 2014 NBerita.com. WP Theme-junkie. Designed by Bloggertheme9
Proudly Powered by Blogger.