22 Juni 2015

Tonnis Olahraga Perpaduan Badminton dan Tenis

    6/22/2015 12:25:00 PM   No comments

TONNIS
Olahraga Alternatif Badminton dan Tenis
TONNIS adalah temuan olahraga baru --perpaduan badminton dengan tenis lapangan-- yang diperkenalkan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (Unnes). Setelah diawali dengan ekshibisi, kini sudah diperkenalkan dalam bentuk.

Definisi Tonnis
(Perpaduan antara “Badminton & Tenis”)
“Tonnis adalah jenis permainan menggunakan paddle (pemukul dari kayu) dan bola kecil, dilakukan oleh satu atau dua pemain yang saling berhadapan dalam lapangan berbentuk segiempat yang dibatasi net pada bagian tengahnya dengan cara memukul bola untuk mengembalikan bola yang dipukul lawannya sampai salah satu pemain memenangkan game dengan memperoleh skor sesuai peraturan resmi di tingkat nasional dan internasional serta peraturan-peraturan yang dibakukan”

Pengantar Permainan Tonnis
Karena berkembang di kalangan sekolah, perkembangannya juga lebih cepat. Hampir semua sekolah memiliki halaman yang biasa untuk upacara bendera sehingga tempat tersebut bisa didirikan minimal satu lapangan tonnis. Satu lapangan hanya membutuhkan lahan dengan ukuran 13,40 meter dan lebar 6,10 meter.
Ukuran lapangan dan net yang digunakan sama dengan lapangan badminton. Bedanya, tonnis hanya butuh net setinggi 85 cm, hampir sama dengan tinggi jaring tenis lapangan.
Raket tonnis yang diberi nama paddle tersebut terbuat dari kayu multiflex dengan ketebalan papan 8-12 mm, panjang 32 cm keseluruhan, dengan pemukul lebar 20 cm, panjang 8 cm dilengkapi dengan tali sebagai pengaman. Juga bisa diberi lubang-lubang kecil, untuk mengurangi tekanan angin.
Bentuk bola yang digunakan sama dengan bola tenis lapangan. Namun, agak ringan dan lebih lentur sehingga kalau dipukul lajunya tidak terlalu kecang seperti bola tenis --sama dengan bola yang biasa digunakan PB Pelti untuk mengembangkan pemain tenis usia dini-- dalam bentuk dua warna.
''Bola tenis yang sudah gembos dan gundul juga bisa dimanfaatkan untuk main tonnis. Dengan demikian, olahraga ini murah. Intinya, untuk memperkenalkan gerak dasar permainan tenis lapangan,'' ucap Tri Nurharsono, dosen kepelatihan cabang olahraga tenis itu.
Dengan harga alat-alat, yaitu paddle dan bola yang murah itu, cabang olahraga ini bisa disebut murah meriah

Tonnis
Dengan permainan Tonnis diharapkan dapat menjadi olahraga aternatif tenis yang dapat dilakukan oleh para siswa di sekolah-sekolah dan masyarakat di daerah-daerah yang belum tersedia fasilitas bermain, yaitu khususnya lapangan tenis. Sebagai dasar agar dapat bermain tonnis dengan baik, pemain harus melakukan latihan-latihan secara benar dan teratur agar menguasai berbagai teknik dasar yaitu meliputi

Teknik dasar
Teknik dasar bermain tonnis meliputi ;
  1. Cara memegang raket,
  2. Sikap siap atau posisi berdiri,
  3. Ayunan lengan, yaitu ayunan lengan saat melakukan pukulan yang terdiri dan gerakan backswing (ayunan ke belakang), foreward swing (ayunan ke depan) dan follow-through (gerak lanjutan),
  4. Saat perkenaan pemukul dengan bola.
Pelaksanaan dari ke empat teknik dasar tersebut secara rinci dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Cara memegang paddle
Dalam permainan tonnis, untuk memegang paddle atau pemukul dapat menggunakan jenis pegangan dalam tenis, yaitu cara Eastern dan Continental
b. Sikap siap atau posisi berdiri
Sikap siap atau posisi berdiri untuk persiapan memukul bola dengan berdiri rileks, kedua kaki terbuka selebar bahu dan lutut sedikit menekuk, satu tangan memegang pemukul di depan perut dan tangan yang lain memegang pada bagian tengah pemukul. Pandangan ke depan ke arah datangnya bola.
c. Ayunan lengan
Ayunan lengan merupakan gerakan penting dalain pelaksanaan pukulan. Gerakan lengan dan raket yang benar saat memukul bola menentukan hasil pukulan. Gerakan ayunan lengan terdiri dart ayunan ke belakang (backswing),ayunan ke depan (foreward swing), dan gerak lanjutan (follow-through). Ketiga gerakan itu merupakan rangkaian gerakan yang berkelanjutan atau tidak terputus-putus Secara garis besar gerakan ayunan lengan dibedakan untuk gerakan pukulan forehand dan backhand groundstroke, servis atau smas, dan pukulan voli.
d. Posisi dan perkenaan pemukul dengan bola
Untuk memperoleh hasil pukulan yang baik dan sesuai dengan arah yang dikehendaki, posisi pemukul pada saat mengenai bola harus tepat untuk setiap jenis pukulan yang dilakukannya. Posisi pemukul dapat dilakukan dengan tegak lurus, miring atau sedikit membuka menghadap ke atas.

Alat
Alata Tonnis
Alat yang digunakan dalam bermain adalah raket yang disebut Paddle untuk memukul bola. yang terbuat dari kayu yang kuat (tetapi bobotnya ringan) dan tidak mudah patah, atau bisa dari multiplex dengan ketebalan 6-10 mm. Panjang Paddle keseluruhan 32 cm (panjang pegangan 8 cm dan panjang bagian atas 24 cm) lebar paddle 20 cm. Untuk meminimalisir terpaan angin paddle dapat dibuat lubang-lubang.

Adapun bola yang digunakan adalah bola tenis yang lebih ringan bobotnya, untuk pembelajaran dapat menggunakan bola tenis bekas.
Hak paten paddle dan bola dipegang Bapak Drs.Tri Nurharsono, M.Pd (dosen Universitas Negeri Semarang)

Lapangan
Lapangan
Permainan Tonnis dimainkan di lapangan berukuran sama dengan lapangan bulutangkis, panjang 13,40 m lebar 6,10 m. Pada bagian tengah lapangan dibatasi net yang tingginya 80 cm di bagian tengah dan 85 cm pada bagian tiang net. Permukaan lapangan dapat berupa tanah liat, rumput atau lapangan keras (semen) batas lapangan dapat ditandai dengan garis selebar 5 cm. Karena permainan tonnis dapat dimainkan semua kelompok umur maka lapangan yang dipergunakan juga ada sedikit perbedaan.

Pada lapangan untuk usia di bawah 12 tahun hanya terdapat garis 1.5 meter dari garis belakang di kedua sisi lapangan sebagai garis batas kotak servis bagian belakang.
Sedangkan untuk usia di atas 12 tahun ada tambahan garis berjarak 1.7 meter dari net di kedua sisi lapangan yang berfungsi sebagai garis batas kotak servis bagian depan dan batas melakukan voli di depan net.


Peraturan

Bentuk servis tonnis
Service
Permainan dimulai dengan pemain melakukan servis dari bagian kanan lapangan di belakang garis dengan arah pukulan menyilang ke bagian seberang lapangan lawan dan melewati net.
Bola servis yang menyentuh net dan jatuh di tempat sah maka servis diulang, jika servis pertama gagal diberi kesempatan servis kedua, dan jika kedua servis gagal maka angka diperoleh lawan. Servis berikutnya untuk mendapatkan angka (point) ke-2 dilakukan dari sebelah kiri lapangan.
Pindah servis dilakukan setelah pemain melakukan 2 kali servis, yaitu dari sebelah kanan dan kiri atau setelah diperoleh 2 angka, kecuali pada saat terjadi deuce, pindah servis setiap dicapai 1 angka.

Penerima service
Penerima servis harus memukul bola yang diservis lawan setelah memantul sekali di lapangan,  dalam Permainan ganda posisi penerima servis tetap  selama permainan di kanan / kiri.
Setelah terjadi reli posisi bebas

Angka(Game)
  • Bola dianggap masuk, apabila seluruhnya atau sebagian memantul di dalam lapangan atau Mengenai garis batas samping atau belakang lapangan
  • Bola dianggap keluar, apabila seluruh bagian bola jatuh diluar garis batas lapangan
  • Atau mengenai bagian atas lapangan atau mengenai benda-benda    yang ada di sekitar lapangan 
  • Perhitungan angka dengan sistem rally point
  • Pemain yang memenangkan setiap rally mendapat point atau angka 1
  • Pemain KU dibawah 12 tahun, 1 set permainan selesai atau game setelah satu pemain mencapai angka 15
  • Apabila terjadi angka 14 sama sampai selisih 2 angka dng batas maks 17
  • Pemain KU di atas 12 tahun, 1 set permainan selesai setelah salah satu pemain mencapai angka 21
  • Apabila terjadi angka 20 sama maka permainan  dilanjutkan sampai selisih 2 angka dengan batas maksimal 25Sistem kemenangan two winning sets (2 kemenangan set)
  •  Apabila terjadi kemenangan set 1 sama 1, maka dilakukan set ketiga (rubber set) dengan poin 15


nberita.com

About nberita.com

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

Get updates in your email box

Complete the form below, and we'll send you our recent update.

Deliver via FeedBurner
© 2014 NBerita.com. WP Theme-junkie. Designed by Bloggertheme9
Proudly Powered by Blogger.